Friday, August 29, 2014

Penelitian Menurut para ahli

 http://aguskrisnoblog.wordpress.com

Beberapa definisi penelitian menurut para ahli :
  1. Menurut  kamus Webster’s New International, penelitian adalah penyelidikan yang hati-hati dan kritis dalam mencari fakta dan prinsip-prinsip; suatu penyelidikan yang amat cerdik untuk menetapkan sesuatu.  
  1. Menurut ilmuwan Hillway (1956) penelitian tidak lain dari suatu metode studi yang dilakukan seseorang melalui penyelidikan yang hati-hati dan sempurna terhadap suatu masalah, sehingga diperoleh pemecahan yang tepat terhadap masalah tersebut.   
  1. Whitney (1960) menyatakan bahwa disamping untuk memperoleh kebenaran, kerja menyelidik harus pula dilakukan secara sungguh-sungguh dalam waktu yang lama. Dengan demikian, penelitian merupakan suatu metode untuk menemukan kebenaran, sehingga penelitian jug amerupakan metode berpikir secara kritis. 
  1. Whitney mengutip beberapa defenisi tentang penelitian yang diturunkan dibawah ini: “Penelitian adalah pencarian atas sesuatu (inquiry) secara sistematis dengan penekanan bahwa pencarian ini dilakukan terhadap masalah-masalah yang dapat dipecahkan (Parsons, 1946).” 
  1. Penelitian adalah suatu pencarian fakta menurut metode objektif yang jelas untuk menemukan hubungan antarfakta dan menghasilkan dalil atau hokum (John, 1949). 
  1. Penelitian adalah transformasi yang terkendalikan atau terarah dari situasi yang dikenal dalam kenyataan-kenyataan yang ada padanya dan hubungannya, seperti mengubah unsure dari situasi orisinal menjadi suatu keseluruhan yang bersatu padu (Dewey, 1936). 
  1. Penelitian merupakan sebuah metode untuk menemukan kebenaran yang juga merupakan sebuah pemkirian kritis (critical thinking). Penelitian meliputi pemberian defenisi dan redefenisi terhadap masalah, memformulasikan hipotesa atau jawaban sementara, membuat kesimpulan dan sekurang-kurangnya mengadakan pengujian yang hati-hati atas semua kesimpulan untuk menentukan apakah ia cocok dengan hipotesa (Woody, 1927). 
  1. Menurut Gee (1957) memberikan tanggapannya sebagai berikut: “Dalam berbagai defenisi penelitian, terkandung ciri tertentu yang lebih kurang bersamaan. Adanya suatu pencarian, penyelidikan atau investigasi terhadap pengetahuan baru, atau sekurang-kurangnya sebuah pengaturan baru atau interpretasi (tafsiran) baru dari pengetahuan yang timbul. Metode yang digunakan bisa saja ilmiah atau tidak, tetapi pandangan harus kritis dan prosedur harus sempurna. Tenaga bisa saja signifikan atau tidak. Dalam masalah aplikasi, maka nampaknya aktifitas lebih banyak tertuju kepada pencarian (search) daripada suatu pencarian kembali (re-search). Jika proses yang terjadi adalah hal yang selalu diperlukan, maka penelitian sebaiknya digunakan untuk menentukan ruang lingkup dari konsep dan bukan kehendak untuk menambah defenisi lain terhadap defenisi-defenisi yang telah begitu banyak.”

Filsafat Ilmu

Bagaimana awal mula adanya ilmu.
Ilmu lahir karena manusia diberkahi Tuhan suatu sifat ingin tahu. Keingintahuan seseorang terhadap permasalahan di sekelilingnya dapat menjurus kepada keingintahuan ilmiah. Misalnya, dari pertanyaan apakah bulan mengelilingi bumi, apakah matahari mengelilingi bumi, timbul keinginan untuk mengadakan pengamatan secara sistematik, yang akhirnya melahirkan kesimpulan bahwa bumi itu bulat, bahwa bulan mengelilingi matahari dan bumi juga mengelilingi matahari. Juga bidang ilmu-ilmu sosial, keingintahuan tentang masalah-maslaah sosial telah membuat orang mengadakan pengamatan-pengamatan secara sistematik terhadap fenomena-fenomena sosial seperti Sosiologi, Antropologi dan sebagainya.
Bagaimana pendapat para ahli mengenai ilmu :
Ilmu mencakup lapangan yang sangat luas, mengjangkau semua aspek tentang progress manusia secara menyeluruh. Termasuk didalamnya penetahuan yang telah dirumuskan secara sistematik melalui pengamatan dan percobaan yang terus menerus yang telah menghasilkan penemuan kebenaran yang bersifat umum. Maranon (1953).
Tan (1954) berpendapat bahwa ilmu bukan saja merupakan suatu himpunan pengetahuan yang sistematis, tetapi juga merupakan suatu metedologi. Ilmu telah memberikan metode dan system, yang mana tanpa ilmu, semua itu akan merupakan suatu kebutuhan saja. Nilai dari ilmu tidak saja terletak dalam pengetahuan yang dikandungnya sehingga si penuntut ilmu menjadi seorang yang ilmiah, baik dalam ketrampilan, dalam pandangan maupun tindak-tanduknya.
Ilmu membentuk kebiasaan serta meningkatkan ketrampilan observasi, percobaan (eksperimentasi) klasifikasi, analisa serta membuat generalisasi. Dengan adanya keingintahuan manusia yang terus-menerus, maka ilmu akan terus berkembang dan membantu kemampuan persepsi serta kemampuan berfikir secara logis, yang sering disebut penalaran.
Konsep antara ilmu dan berpikir adalah sama. 
Dalam memecahkan masalah, keduanya dimulai dari adanya rasa sangsi dan kebutuhan akan suatu hal yang bersifat umum. Kemudian timbul suatu pertanyaan yang khas, dan selanjutnya dipilih suatu pemecahan tentative untuk penyelidikan.
Proses berpikir adalah suatu refleksi yang teratur dan hati-hati. Proses berpikir lahir dari suatu rasa sangsi akan sesuatu dan keinginan untuk memperoleh suatu ketentuan, yang kemudian tumbuh menjadi suatu masalah yang khas. Masalah ini memerlukan suatu pemecahan, dan untuk ini dilakukan penyelidikan terhadap data yang tersedia dengan metode yang tepat. 
Akhirnya, sebuah kesimpulan tentative akan diterima, tetapi masih tetap dibawah penyelidikan yang kritis dan terus-menerus untuk mengadakan evaluasi secara terbuka.
FIlsafat ilmu akan saya lanjutkan pada postingan berikutnya. terima kasih sudah berkunjung.


Belajar SPSS

Bagaiaman cara belajar SPSS, terutama bagi pemula...

Salah satuu tools yang bisa digunakan untuk membantu anda menganalisis data adalah SPSS...saat melakukan postingan ini saya sudah dapatkan SPSS versi 21.

Apa yang perlu dilakukan ?
Hal utama adalah tentunya dengan mengumpulkan data melalui pendataan menggunakan kuesioner.
Setelah itu kita lakukan clearing data untuk memastikan data kita sudah siap untuk di entri ke SPSS.

Maaf yah sebelumnya saya mneulis belajar SPSS karena saya pun sedang belajar, tapi saya mau sharing buku yang saya gunakan pertama kali belajar SPSS yakni buku dari Agus Riyanto, dijamin anda pemula cepat ngerti.

Setelah data siap di input, kemudian lakukanlah penginputan melalui data view...namun sebelumnya input semua pertanyaan-pertanyaannya ke variabel view, setelah itu input satu persatu jawaban dari responden dengan menggunakan kode.

Mengenai SPSS yang bagus digunakan, menurut dosen statistik saya, gunakan SPSS 18 karena diantara versi-versi yang ada, yang terlengkap adalah SPSS versi 18, jadi saran saya gunakanlah versi itu.

Mengenai teknik pengolahan data, anda bisa membeli buku-buku penunjang seperti bukunya Sopyuddin. Bhisma Murti.

Jangan lupa membeli buku metodologi penelitian agar penelitian anda seiring dan sejalan dengan tujuan anda.

Ada banyak buku yang anda bisa pilih. Anda pun bisa search langsung di google untuk memudahkan pencarian buku penunjang. Trims yah atas kunjungannya,

TB mengancam

Ada apa dengan TB ??
Sepintas terdengar ditelinga anda, mungkin anda sedikit heran atau sudah tahu bahwa TB atau biasa dikenal oleh masyarakat dengan sakit paru-paru atau TBC. masalah ini saya ulas kembali karena setiap waktu TB mengancam kita dengan penularan yang begitu cepat.

Perlu diketahui bahwa TB atau Tuberculosis adalah kuman yang menular melalui udara yang tercemar oleh kuman Tuberkulosis dan dihirup oleh calon penderita. Saya menggunakan bahasa calon penderita, karena TB itu tidak serta merta langsung bisa menginfeksi penderita. tergantung dari banyaknya kuman yang dihirup dan daya tahan tubuhnya, ketika saat menghirup kuman itu lebih banyak dari daya tahan tubuhnya, maka kuman akan dengan mudah masuk dan menginfeksi organ paru kita.

Ancaman ini makin bertambah disebabkan karena setiap hari potensi bertambahnya penderita semakin besar, seperti mobilitas penduduk, bertambahnya jumlah penduduk dan ketimpangan antara orang yang berpenghasilan tinggi dan yang berpenghasilan rendah.

Perlu usaha bersama untuk mencegah penularan dan menurunkan jumlah penderita TB di Inondesia, dan tak henti-hentinya hal ini saya suarakan, karena kalau bukan kita bersama siapa lagi yang bisa melakukannya dan kalau bukan dari sekarang, mau tunggu berapa lama lagi untuk bisa berbuat.

Upaya pencegahan penularan adalah antara lain :
  1. Bagi yang sudah menderita TB agar menggunakan masker untuk menghindari terjadinya bersin yang bisa menulari orang lain, perbaiki pola hidup dengan makan-makanan bergizi untuk menaikkan imunitas, ventilasi yang baik dan sehat, hygiene pribadi dan kehidupan sosial jangan di lupakan, semakin sering berinteraksi dengan orang disekitar kita akan membuat penderita jauh lebih sehat dibandingkan tinggal di rumah.
  2. Bagi yang tidak menderita TB agar meningkatkanimunitas diri dan hygene diri untuk terus ditingkatkan, pola hidup yang sehat.
  3. Tempat tinggal juga harus diperhatikan terutama pencahayaan, ventilasi untuk sirkulasi udara.
  4. Menjaga lingkungan kita agar bisa Hidup bermasyarakat secara sehat.