Friday, December 30, 2011

BAB I PENDAHULUAN

BAB I
PENDAHULUAN


A.    Latar Belakang
Hingga saat ini Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mencatat jumlah penderita HIV/AIDS di seluruh dunia meningkat hingga mencapai 5,2 juta jiwa. Dari jumlah tahun lalu yang hanya 1,2 juta jiwa saja.
Pada tahun 2003 hingga 2010 jumlah pasien yang membutuhkan pengobatan antiretrovial juga meningkat hingga 12 kali lipat. Gottfried Hirnchall, Direktur Departemen HIV/AIDS, kemarin (20/07) mengatakan bahwa peningkatan epidemi ini memang yang terbesar dalam satu tahun. Di Afrika AIDS menyebar karena perilaku heteroseksual, sedangkan di Eropa Timur, AIDS menyebar karena penggunaan narkoba. Sementara itu jumlah penderita di Indonesia sebanyak lebih dari 200.000 orang.
Dari total populasi 240 juta, terjadi prevalensi HIV 0,24 persen dengan estimasi ODHA 186.000. Data itu masih mungkin lebih besar dan bisa mencapai lebih dari 200.000. Jumlah kasus sendiri HIV/AIDS mengalami penurunan di tahun 2011. Diketahui sebanyak 15.509 dinyatakan positif HIV dan AIDS 1805 penderita. Untuk target prevalensi penderita AIDS Indonesia telah mencapai target Millenium Development Goals di tahun 2014 yakni 0,24 persen dari target dibawah 0,5 persen. Target lainnya seperti penggunaan kondom pada hubungan seks beresiko tinggi belumlah tercapai. Saat ini baru 35 persen perempuan dan 20 persen laki-laki yang menggunakan kondom, sementara target di tahun 2014 adalah 65 persen untuk perempuan dan 50 persen untuk laki-laki. Sedangkan untuk target pengetahuan soal HIV/Aids adalah 95 persen di tahun 2014. Saat ini tingkat pengetahuan di masyarakat baru mencapai 75 persen.
Di Kota Makassar jumlah total penderita HIV/AIDS dari tahun 2005 hingga 2011 ini terhitung sebanyak 4018 kasus. Setiap tahunnya khusus penderita AIDS terus bertambah dan jumlahnya hingga ratusan orang. Laki-laki tercatat mendominasi, yakni sebanyak 63 % sementara penderita HIV/AIDS perempuan sebanyak 37 %.
Peran Pemerintah sebagai pengendali masyarakat sangatlah dibutuhkan sebagai pemegang kebijakan dalam sebuah negara
B.     Tujuan Penyusunan Makalah
            Sesuai dengan judul dari makalah ini yaitu kebijakan pemerintah kota makassar terhadap penyakit HIV/AIDS. Berkaitan dengan judul tersebut di atas maka masalahnya dapat diidentifikasi sebagai berikut :
1.      Bagaimana peran pemerintah terhadap penyakit HIV/AIDS di Indonesia
2.      Bagaimana kebijakan pemerintah kota makassar terhadap penanggulangan penyakit HIV/AIDS.

0 komentar: